Posted by: Ramadhan | January 14, 2010

Jenis Kapal

Berdasarkan rutenya, kapal dagang dapat dibagi menjadi Tramper dan Liner. Tramper adalah kapal dengan tujuan, rute, dan jadwal yang tidak tetap sedangkan Liner adalah kapal yang memiliki tujuan, rute, dan jadwal yang tetap, adapun jenisnya kapal dapat dibagi menjadi :

A. Conventional Liner Vessel (Kapal barang biasa)

Kapal jenis ini melakukan pelayaran dengan jadwal tetap dan biasanya membawa muatan umum (general cargo) atau barang dengan partai yang tidak begitu besar.

B. Semi Container

Jenis kapal ini mengangkut muatan secara breakbulk,pre-slung, atau unit-unit pre-pallet. kapal ini juga dapat mengangkut peti kemas dalam palkanya yang terbuka dan diatas dek.

C. Full Container Vessel (Kapal Peti kemas)

Kapal ini dibuat khusus untuk mengangkut peti kemas(Container). Oleh karena itu, kapal ini juga memiliki peralatan bongkar muat sendiri dan dapat juga memakai shore crane dan gentry crane dari darat untuk memuat dan membongkar peti kemas.

D.General Cargo Breakbulk Vessel

Menurut sejarahnya, mula-mula kapal ini beroperasi sebagai kapal angkut serba guna, sebelum ada kapal petikemas atau kapal lainnya yang memang dibuat demi efisiensi. Kapal general cargo tidak memerlukan terminal khusus untuk bongkar/muat barang. Oleh karena itu jenis kapal ini masih sering dipakai. Kapal ini banyak berfungsi sebagai Tramper karena harganya murah dan dapat mengangkut muatan ke seluruh dunia.

F. RoRo (Roll on,Roll off)

Roro adalah kapal yang didisain untuk muat bongkar barang ke kapal diatas kendaraan roda. Kapal yang termaksud jenis kapal roro adalah Kapal Ferry, Kapal pengangkut mobil, Kapal General Cargo yang berfungsi sebagai kapal RoRo.

G. Lighter Carrier (Penggangkut tongkang)

Kapal pengangkut tongkang adalah variasi dari kapal pengangkut peti kemas, dimana sebagai pengganti petikemas, kapal ini mengangkut tongkang bermuatan. Kapal ini tidak memerlukan terminal khusus seperti kapal petikemas dan secara teori kapal ini juga tidak memerlukan pelabuhan dan tempat sandar. Ada beberapa jenis kapal pengangkut tongkang antara lain :

  1. Lash (Lighter Aboard Ship) =Muat 80 tongkang, kapasitas 400 ton
  2. Sea Bees = Muat 38 buah tongkang, kapasitas 1000 ton
  3. Bacat (Barge Aboard Catamaran) =muat 10 buah tongkang, 3 Lash
  4. Flash (Feeder Vessel For Lash Barge)
  5. Splash (Self Propelled Lighter Aboard Ship)

H. Bulk Carrier

Kapal Bulk Carrier adalaj kapal besar hanya dengan satu dek yang mengangkut muatan yang tidak dibungkus atau curah (bulk).

I. Passanger Ship

Diperairan indonesia, dengan banyaknya pulau maka kapal penumpang untuk angkutan antar pulau sangat dibutuhkan. Sejak dahulu pengangkutan di Indonesia didominasi oleh PT. PELNI (Pelayaran Nasional Indonesia).

J. Tug Boat (Kapal Tunda)

Kapal Tunda dibuat agar dapat menarik atau mendorong kapal atau segala sesuatu yang mengapung. Tugas lain adalah menolong kapal dalam bahaya, memadamkan kebakaran dilaut, memerangi polusi/pencemaran, dan lain-lain.

K. Fishing Vessel (Kapal Ikan)

Kapal yang dibuat untuk menangkap ikan dengan berbagai cara, Seperti purse-seining, long-lining, beam trawling dan stern-trawling.

L. Tanker

Kapal tanker dengan sebuah geladak dimana terdapat tanki-tanki- yang tersusun secara integral maupun terpisahyang digunakan untuk mengangkut minyak curah.




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: