Posted by: Ramadhan | January 4, 2010

Istilah-Istilah

Pengertian Survey adalah suatu tugas mencari dan mengungkapkan fakta pada waktu sekarang.
Surveyor adalah seseorang yang melakukan pemeriksaan atau mengawasi dan mengamati suatu pekerjaan lainnya
Tujuan dari pemeriksaan surveyor ialah untuk memastikan apakah kelengkapan kapal telah terpenuhi
Beberapa jenis pemeriksaan kapal antara lain :
Pemeriksaan pertama dilakukan kapal berguna untuk penerbitan sertifikat
Pemeriksaan tahunan dilaksanakan setiap 1 tahun sekali
Pemeriksaan antara dilaksanakan dalam 2,5 tahun sekali
Pemeriksaan tambahan dilakukan secara insidentil
Pemeriksaan survey dilakukan oleh : Marine inspector, Radio inspector, Tonnage surveyor, Marine surveyor.
Survey Staturia terdiri dari :
Survey dan sertifikasi garis muat
Survey dan sertifikasi pencegahan pencemaran dilaut
Survey dan sertifikasi peralatan bongkar muat
Survey dan sertifikasi keselamatan Jiwa dilaut
Survey dan sertifikasi konstruksi dan perlengkapan
Sertifikat yang diterbitkan oleh marine inspector :
Sertifikat kesempurnaan
Sertifikat keselamatan kapal barang
Sertifikat keselamatan peralatan kapal barang
Pembebasan sertifikat
Sertifikat pengawakan
Sertifikat yang ditterbitkan oleh Radio Inspector :Sertifikat perangkat radio, sertifikat keselamatan radio kapal barang dan GMDSS
Sertifikat yang diterbitkan oleh Tonnage surveyor : Surat ukur dalam negeri, Surat ukur internasional, Surat ukur Terusan Suez, Surat ukur terusan Panama.
Sertifikat yang diterbitkan oleh Marine Surveyor : Sertifikat lambung timbul, Sertifikat Klas Lambung, Sertifikat Klas Mesin.
Syahbandar adalah pejabat pemerintah di pelabuhan yang diangkat oleh menteri dan memiliki kewenangan tertinggi untuk menjalankan dan melakukan pengawasan ketentuan perundang-undangan untuk menjamin keselamatan dan keamanan pelayaran.
Tujuan Pengawasan : Memberikan perlindungan hukum terhadap awak kapal, menciptakan hubungan kerja berperinsip masing masing pihak sera menjaga agar persyaratan kualifikasi awak kapal sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pengawasan dilakukan oleh MI : Pengawasan terhadap kapal republik indonesia yang terkena peratran ini serta kapal asing yang memasuki pelabuhan indonesia, serta pengawasan terhadap kapal sejak dibangun sampai dengan kapal ditutup.
Pengawasan terdiri dari 2 aspek :Aspek administrasi : Dokumen kapal, Dokumen pengawakan dan dokumen muatan. Aspek Pengawasan fisik : Pengawasan pengawakan kapal, Pengawasan muatan kapal, pengawasan alat penolong, pengawasan terhadap penumpang.
Pengawasan dan pembinaan terhadap awk kapal secara terus menerus : Memiliki buku pelaut, Telah membuat PKL, Telah disijilkan, memiliki ijasah pelaut, mempunyai buku kesehatan, penaganan bila ad perselisihan perburuhan, memiliki paspor, Telah dikukuhkan.
Pengawasan oleh pemerintah seq Perkapalan dan kepelautan : Pengawasan berkala dan pemeriksaan kapal secara terus menerus, Pengawasan ketika kapal sedang Dock, Pengawasan terhadap sertifikat dan lambung timbul kapal, Pengawasan buku harian kapal dan memorandum.
Pengertian Zona Tambahan menurut UNCLos 1982 adlah suatu jalur yang lebarnya 24 mil laut ynag diukur dari luar garis pangkal yang digunakan dalam mengukur Laut wilayah.
Laut Teritiorial adlah Bagian perairan nasional letaknya disebelah luar garis pangkal dan terletak disebelah garis pantai terhitung dari pulau2 terluar ketika air surut.
Hak2 negara pantai : mengawasi dan mengatur pembangunan yang berkisar, Bebas melakukan pelayaran, Bebas instalasi perairan.
Perairan darat ialah terdiri dari muara, sungai, terusan dan danau.
NBL ialah garis pangkal biasa
SBL ialah Garis pangkal lurus
Innocant Passage (lintas damai) yaitu pelayaran melewati laut wilayah dengan tujuan salah stu pelabuhan melewati laut bebas tanpa singgah di suatu pelabuhan.
Untuk kapal asing dilarang : mengancam kedaulatan, menggunakan senjata, memata-matai, propaganda keamanan, menyelundupkan, pencemaran minyak dan penagkapan ikan
Sea lines (Jalur laut) yaitu negara pantai memberikan persyaratan pada kapal asing khususnya kapal tanker, nuklir, dan kapal lainnya yang mengangkut barang berbahaya yang melintasi luat guna keselamatan pelayaran.
Landasan Kontinen adalah dasar laut dan tanah dibawahnya yang berada diluar laut teritorial yang merupakan kelanjutan dari daratan sampai batas terluar tepian kontinen sampai jarak 200 mil dari garis pangkal.
Pengertian ZEE Adalah suatu daerah diluar dan berdampingan dengan laut teritorial yang ditetapkan berdasarkan hak dan kebebasan negara2 lain yang diatur oleh ketentuan yang relevan dalam suatu konvensi internasional.
Pasal 58 Untuk negara yang berpantai dan tidak bepantai dalam zee tunduk pada konvensi internasional yakni : Kebebasan dalam melakukan penerbangan, Kebebasan melakukan pelayaran, Kebebasan terhadap pemasangan kabel dan pipa dibawah laut.
Pasal 56 unclos 1982 Tentang kebebasan hak berdaulat nnegara pantai diwilayah ZEE : Hak untuk eksporasi, Hak untuk Eksploitasi, Hak Untuk Konsrvasi, Hak untuk pengolahan alam baik hayati dan non hayati
Pasal 57 unclos 1982 Tentang pengukuran ZEE yang tidak boleh Melebihi 12 mil laut yang diambil dari gari pangkal dari lebar laut teritorial wilayah yang diukur
Hak2 ekslusif negara pantai : Membuat pulau Buatan, Instalasi dan pembangunan tujuan ekonomi, Instalasi Dan pembangunan yang dapat menggangu pelaksanaan hak2 negara di zona tersebut.
Cikal bakal dari ZEEI adalah TZMKO = 3 mil, deklarasi djuanda 1957=12 mil, UU.NO. 4/prp/1960 = 12 mil, UU. NO.5/1983 = 200 mil, UU.NO.17/1985= Rativikasi Unclos.
ZEEI Adalah Jalur laut yang berbatasan dengan laut wilayah indonesia yang meliputi tanah dibawahnya, dasar laut, air daiatasnya dengan batas terluar 200 mil laut yang diukur dari garis pangkal.
Lahirnya uu no 5 tahun 1983 ialah Lahirnya uu no 5 tahun 1983 adalah tentang zona Ekonomi Eksklusif Indonesia merupakan realisasi dari perluasan wilayah terutama menyangkut bidangekonomi serta pengelolaan lingkungan laut.
Kewajiban ZEEI : Menghormati terhadap hak negara lain yakni tentang diberikan kebebasan melakukan pelayaran,penerbangan, serta kebebasan melakukan pemasangan pipa dibawah laut. Menentukan jumlah tangkapan ikan yang diperbolehkan NKRI. Negara asing diberikan hak dalam memanfaatkan SDA.
Hak Di ZEEI ialah Hak untuk riset. Hak untuk hot pursuit. Hak untuk membuat pulau. Hak untuk melakukan eksplorasi, eksploitasi dan konservasi. Hak untuk penegakan hukum.
STCW (International Convention On Standars Of Training Certification And Watchkeeping For Sea Farers) Yaitu Confensi international tentang standar pendidikan dan pelatihan sretifikasi dan tugas pelaut 1978


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: